• Home
  • Man OfThe Match
  • 10 Bintang Premier League dengan Peningkatan Performa Paling Impresif Musim Ini

10 Bintang Premier League dengan Peningkatan Performa Paling Impresif Musim Ini

Selasa, 12 April 2016 | 20:32:54

Sepakgoal.com - Premier League musim ini menjadi salah satu musim yang paling mengejutkan. Leicester City menjadi penguasa puncak klasemen untuk sementara, sedangkan Chelsea dan Manchester United justru terlempar dari empat besar.

Banyak pemain yang tampil sangat baik di sepanjang musim ini, dan ada beberapa yang mampu menunjukkan peningkatan performa mereka dibandingkan dengan musim lalu. Berikut adalah 10 pemain Premier League dengan peningkatan performa paling impresif.


10. Jesse Lingard (Manchester United) 


Musim ini telah menjadi musim yang mengecewakan untuk Manchester United, tapi setidaknya fans mereka dapat puas melihat performa yang sangat menjanjikan dari sekelompok pemain muda yang menjanjikan di Old Trafford.

Marcus Rashford mungkin telah menjadi berita utama baru-baru ini, tapi Jesse Lingard diam-diam telah menjadi pemain inti bagi The Red Devils dengan kombinasi dari kecepatan, kemampuan tusukan, dan kemauannya dalam membantu pertahanan. 


9. Marko Arnautovic (Stoke City) 


Ada banyak nama-nama yang menarik di skuat Stoke City besutan Mark Hughes musim ini, tapi Arnautovic telah mengungguli semua rekan setimnya musim ini dengan torehan 10 gol dan 5 assist yang diciptakannya sejauh ini.

Pemain asal Austria itu sebelumnya dikenal sebagai pemain dengan teknik yang sangat baik namun lemah dalam penyelesaian akhir, namun pada musim ini ia mampu tampil tajam dan berperan utama dalam membawa Stoke City melangkah lebih tinggi di klasemen sementara. 


8. Wes Morgan (Leicester City) 

Musim lalu, Morgan adalah bagian dari pertahanan terlemah ketiga di Premier League di saat Leicester secara ajaib lolos dari degradasi. Musim ini, ia telah menjadi kapten dari tim tersebut untuk meraih trofi Premier League.

The Foxes memang mampu tampil atraktif di sepanjang musim ini, tapi jika diperhatiakn kunci mereka untuk selalu meraih kemenangan adalah kemitraan Morgan dengan Robert Huth di lini pertahanan. Kedua pemain ini mampu tampil tangguh untuk melindungi gawang Kasper Schmeichel, dan keduanya juga mampu untuk menciptakan gol dengan sundulan mereka. 


7. Danny Rose (Tottenham Hotspur) 


Mauricio Pochettino harus diberi kredit karena mampu memaksimalkan setiap bakat yang dimilikinya di White Hart Lane. Mousa Dembele telah menampilkan performa yang luar biasa, dan Harry Kane menjadi bomber menakutkan di dua musim terakhir.

Tapi kemajuan Danny Rose telah sedikit terabaikan. Kecepatan dan keberanian bek kiri itu telah luar biasa sejak pergantian tahun, dan mungkin juga ia bisa menjadi pilihan pertama di tim nasional Inggris pada turnamen Euro 2016 mendatang. 


6. Romelu Lukaku (Everton) 

Di musim pertamanya sebagai pemain permanen Everton, Lukaku hanya berhasil mencetak 10 gol dalam 32 penampilan starter. Namun di musim ini dia telah menciptakan 18 gol. Tidak ada yang tahu bagaimana nasib dari Everton jika tanpa diperkuat dirinya di musim ini.

Dan Lukaku, yang masih berusia 22 tahun, juga telah meningkatkan kerja sama timnya, di mana ia mampu bekerja sama dengan pemain seperti Ross Barkley atau Aaron Lennon untuk merusak pertahanan setiap tim. Performanya itu praktis membuatnya masuk bidikan setiap tim besar Eropa. 


5. Jamie Vardy (Leicester City) 

Seorang striker yang bisa dibilang membuat perbaikan yang lebih besar dari Lukaku adalah Jamie Vardy. Beberapa tahun lalu ia adalah seorang pemain non-liga, namun sekarang ia telah menjadi pencetak gol terbanyak untuk klub calon juara Premier League.

Pemain berusia 29 tahun itu hanya menciptakan 5 gol musim lalu dibandingkan dengan 21 gol di musim ini, termasuk golnya di 11 pertandingan berturut-turut untuk memecahkan rekor Premier League. Dia adalah salah satu bomber paling ditakuti di liga saat ini. 


4. Erik Lamela (Tottenham Hotspur) 
Lamela mungkin tidak terlalu menarik perhatian, jika dibandingkan dengan beberapa nama yang ada di daftar ini, tapi perbaikan pribadinya hampir mengungguli setiap pemain, karena sebelum musim ini ia tampil begitu buruk.

Pemain berharga 30 juta pounds itu tampak menjadi pemborosan uang jika melihat dari performanya di dua musim pertamanya di Spurs, tapi Pochettino tetap percaya penuh dengan dia dan dia telah merubah kariernya saat ini.

Torehan 10 golnya di semua kompetisi musim ini lebih banyak dua kali lipat dibandingkan dengan yang ia torehkan musim lalu, dan Lamela telah benar-benar menguasai taktik serangan balik Pochettino dan itu membuatnya menjadi pemain utama di skuat Spurs. 


3. Philippe Coutinho (Liverpool) 


Coutinho sudah menjadi pemain yang bagus sebelum musim ini, tapi ia telah meningkat ke level yang berbeda selama 12 bulan terakhir, di mana ia kerap menjadi penentu kemenangan Liverpool, sesuatu yang sangat dibutuhkan timnya setelah kepergian Steven Gerrard.

Pemain asal Brasil itu adalah salah satu pemain terbaik di Premier League musim ini dan ia masih memiliki banyak ruang untuk mengalami peningkatan lebih lanjut. Tantangan yang ada justru apakah Liverpool mampu mempertahankannya dalam jangka waktu lama, karena klub-klub besar akan tertarik dengan Coutinho setelah performanya di musim ini. 


2. Eric Dier (Tottenham Hotspur) 

Dier menikmati musim debut yang bagus di Tottenham, tapi ia tidak memiliki peran yang krusial di dalam tim karena ia kerap bermain sebagai bek tengah atau bek kanan. Itu semua berubah setelah ia pindah ke lini tengah musim ini.

Pemain asal Inggris itu berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Premier League musim ini, dan ia menjadi pilihan utama klub dan negaranya. Ia menunjukkan kedewasaan yang sangat baik untuk melindungi pertahanan Tottenham dan ia juga tak canggung dalam menciptakan gol.
1. Riyad Mahrez (Leicester City) 


Pemain dengan peningkatan yang paling baik di Premier League musim ini bisa jadi akan menjadi pemain terbaik musim ini. Riyad Mahrez adalah nyawa dari Leicester City musim ini, dengan torehan gol dan assist-nya yang luar biasa.

Pada musim lalu ia hanya mencetak empat gol dan tiga assist, dan tidak selalu mendapat kesempatan bermain sebagai starter. Namun di musim ini tidak ada alasaan untuk tidak memainkannya sejak menit awal, karena ia selalu mampu membuat pertahanan lawan berkeringat dingin dengan umpan, tusukan, dan tendangannya. 

Sumber Caught Offside

BERITA LAINNYA
Ini 5 Masalah yang Akan Dihadapi Conte di Chelsea
Minggu, 10 April 2016 | 20:17:43
6 Poin Kunci Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Messi
Selasa, 5 April 2016 | 17:18:53
Head to Head: Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo
Rabu, 30 Maret 2016 | 10:45:02
5 Pemain yang Sukses Cetak Gol Liga Lebih dari 300
Kamis, 18 Februari 2016 | 12:05:44
5 Bomber Liga Inggris yang Tampil Garang Selepas Natal
Sabtu, 13 Februari 2016 | 00:30:34
11 Fakta Ronaldo yang Tidak Semua Orang Tahu
Jumat, 5 Februari 2016 | 17:53:58
10 Transfer Terbesar Musim Dingin di Premier League
Selasa, 2 Februari 2016 | 14:17:10
BERIKAN KOMENTAR
Top