5 Pemain yang Terlalu Bagus untuk Dicadangkan

Kamis, 29 Oktober 2015 | 00:46:15
Sepakgoal.com - Umumnya seorang pemain dengan bakat dan kemampuan besar selalu mendapat kesempatan main sebagai starter. Namun di beberapa klub, terdapat beberapa pemain hebat yang sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Reece Oxford

Ini adalah salah satu debut terbaik seorang pemain muda di Premier League. Ketika masih berusia 16 tahun Reece Oxford membuat debut di EPL, dan ia menjadi pemain termuda kedua di sepanjang sejarah yang membuat debutnya di Premier League. Dan dia bermain gemilang di laga debutnya melawan tim sekelas Arsenal, di mana akhirnya West Ham United meraih kemenangan 2-0 atas skuat Arsene Wenger tersebut.

Pemain ini bermain dengan yakin dan nyaman dalam menguasai bola, selalu mengambil pilihan sederhana dan mencoba untuk tidak terlalu rumit pada penampilan pertamanya untuk tim senior. Melawan pemain sekelas Mesut Ozil, Oxford tampak seperti pemain senior yang telah kenyang pengalaman. Dengan penampilan seperti itu, ia layak untuk selalu menjadi pilihan utama.

Marc Bartra

Barcelona seakan telah mengabaikan prinsip-prinsip mereka lagi musim ini. La Masia runtuh dan orang-orang berpengaruh di klub tampak belum melakukan sesuatu untuk memperbaiki itu. Satu demi satu, pemain dari akademi terkenal klub Catalan itu memilih untuk pindah ke klub baru untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Marc Bartra telah sangat layak untuk menjadi pilihan pertama bersama Gerard Pique namun ia lebih seringa diabaikan demi memberi tempat kepada Javier Mascherano, yang sejatinya seorang gelandang bertahan. Bahkan Sergio Busquets lebih dipilih dibanding Bartra, untuk menempati posisi bek tengah.

Dengan postur tinggi, atletis dan kuat, dia sangat nyaman dalam berurusan dengan ancaman bola-bola udara. Bahkan bisa dikatakan pada saat ini dia adalah pemain paling fit di lini belakang Barcelona bersama dengan Pique. 

Alex Oxlade Chamberlain

Kasus pemain Arsenal Alex Oxlade-Chamberlain adalah salah satu hal yang aneh. Pemain asal Inggris ini adalah salah satu dari beberapa pemain di tim asuhan Arsene Wenger yang dapat membawa kekuatan fisik dan kecepatan di permainan The Gunners. Lalu mengapa ia selalu duduk di bangku cadangan?

Lihatlah penampilannya di Community Shield. Sebuah penyelesaian cantik ke pojok atas gawang melawan Chelsea membuat Arsene Wenger merasakan satu-satunya kemenangan melawan skuat Jose Mourinho.

Tampaknya masalah cedera Ox di masa lalu memberi ketakutan kepada Wenger untuk menurunkan pemain ini secara reguler. Namun jika terus tak memberikan kesempatan bermain penuh kepada pemain ini, maka Arsene Wenger akan menyia-nyiakan salah satu bakat terbesar yang dimiliki Arsenal pada saat ini.

Isco

Isco adalah salah satu korban terbesar dari kebijakan pembelian pemain bintang Real Madrid. Dibeli dengan biaya transfer tidak signifikan, mantan 'Golden Boy' Malaga itu tidak memiliki masalah bermain dengan pemain-pemain bernama besar. Namun ia selalu sulit untuk mendapatkan label pemain reguler.

Ia hanya mendapati dirinya masuk ke dalam lineup saat James Rodriguez mengalami cedera. Setelah pemain Kolombia kembali mendapatkan kebugaran penuh, Isco akan langsung kembali duduk di bangku cadangan. Ini benar-benar merupakan hal yang sangat disayangkan dan tidak mengherankan jika baik Chelsea maupun Manchester City tertarik membawanya ke Premier League pada bulan Januari mendatang.

Pelatih lamanya Manuel Pellegrini bisa memegang kartu As di masa mendatang dan tidak terlalu sulit untuk membayangkan Isco hijrah ke Premier League dalam waktu dekat untuk mendapatkan kesempatan bermain sebagai pemain reguler.

Raphael Varane

Raphael Varane adalah salah satu pemain muda paling berbakat yang pernah dimiliki oleh Real Madrid. Bahkan penyerang asal Pantai Gading Didier Drogba pernah mengatakan bahwa bek asal Prancis itu adalah salah satu lawan tertangguh yang pernah dihadapinya.

Namun saat Pepe dan Sergio Ramos dalam kondisi fit, Varane praktis harus duduk di bangku cadangan. Hal yang sangat disayangkan melihat bakat sebesar itu harus menonton pertandingan dari luar lapangan.

Sebesar apapun bakat yang dimiliki seorang pemain muda, ia harus mendapatkan kesempatan bermain secara reguler untuk dapat memenuhi potensi terbaik di dirinya, dan jika Varane terus menghangatkan bangku cadangan, maka itu akan sangat tidak mendukung perkembangan bakat besarnya.


BERITA LAINNYA
Ini 5 Masalah yang Akan Dihadapi Conte di Chelsea
Minggu, 10 April 2016 | 20:17:43
6 Poin Kunci Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Messi
Selasa, 5 April 2016 | 17:18:53
Head to Head: Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo
Rabu, 30 Maret 2016 | 10:45:02
5 Pemain yang Sukses Cetak Gol Liga Lebih dari 300
Kamis, 18 Februari 2016 | 12:05:44
5 Bomber Liga Inggris yang Tampil Garang Selepas Natal
Sabtu, 13 Februari 2016 | 00:30:34
11 Fakta Ronaldo yang Tidak Semua Orang Tahu
Jumat, 5 Februari 2016 | 17:53:58
10 Transfer Terbesar Musim Dingin di Premier League
Selasa, 2 Februari 2016 | 14:17:10
BERIKAN KOMENTAR
Top